Kalkulator Bunga Tunggal & Majemuk
Pilih jenis bunga yang ingin dihitung, lalu masukkan pokok, suku bunga, dan jangka waktu untuk mengetahui hasil akhirnya.
Bunga tunggal vs bunga majemuk
Bunga tunggal dihitung dari pokok awal setiap periode, sehingga jumlah bunga yang didapat setiap tahun selalu sama. Rumusnya: Bunga = Pokok × Suku bunga × Jangka waktu.
Bunga majemuk ("bunga berbunga") dihitung ulang dari saldo — pokok ditambah bunga periode sebelumnya — sehingga hasilnya tumbuh lebih cepat seiring waktu. Rumusnya: Total = Pokok × (1 + suku bunga ÷ frekuensi)^(frekuensi × jangka waktu).
Cara menggunakan kalkulator ini
- Pilih mode Bunga Tunggal atau Bunga Majemuk.
- Masukkan jumlah pokok, suku bunga per tahun, dan jangka waktu dalam tahun.
- Untuk bunga majemuk, pilih frekuensi pemajemukan (tahunan, bulanan, atau harian).
- Klik Hitung Bunga untuk melihat total dan besaran bunganya.
FAQ Kalkulator Bunga
Apa bedanya bunga tunggal dan bunga majemuk?
Bunga tunggal dihitung dari pokok awal setiap periode, sehingga jumlah bunga per periode selalu sama. Bunga majemuk dihitung ulang dari saldo, sehingga bunga yang didapat semakin besar seiring waktu.
Apa itu frekuensi majemuk?
Frekuensi majemuk adalah seberapa sering bunga dihitung dan ditambahkan ke saldo dalam setahun. Semakin sering dimajemukkan, semakin besar hasil akhirnya.
Instrumen apa yang biasanya memakai bunga majemuk?
Tabungan berjangka, deposito dengan bunga berbunga, dan investasi jangka panjang umumnya menggunakan konsep bunga majemuk.